Official Site: Home | Trailers | Gallery | Reviews



Dead Time Story

Skenario film Dead Time draft pertama akhirnya selesai setelah bertahun-tahun filmnya looping terus dalam kepala saya sampai hampir bosen nontonnya.

Ide cerita Dead Time mulai terpikirkan waktu saya masih jadi wartawan di The Jakarta Post. Saya baru dua minggu kerja di sana dan ditugaskan untuk meliput sebuah berita yang tidak mungkin ditugaskan ke wartawan-wartawan senior karena materinya mungkin dianggap sangat trivial dan cuma isapan jempol. Seorang perempuan dari Philiphina datang ke Jakarta untuk bertemu presiden, dengan membawa setumpuk dokumen yang dia klaim sebagai bukti adanya sejumlah account di bank Swiss yang bisa dicairkan oleh pemerintah Indonesia, yang nilainya mencapai ratusan milyar dolar Amerika. Perempuan yang datang ke Jakarta dengan ditemani oleh seorang laki-laki dari Brunei itu berharap bisa dapat persenan jika dana itu cair. Saya mewawancarai perempuan kurus dan bermata sayu itu di kamar hotelnya. Sepanjang interview, saya malah membayangkan sebuah film. Saat itu saya sadar saya tidak cocok untuk jadi wartawan.

Sejak saat itu, cerita berkembang dan seolah-olah punya kehidupan sendiri. Dalam film Janji Joni, judul Dead Time bisa dilihat di berbagai poster yang ada di bioskop dan dalam adegan gala premiere di awal film. Kalau anda sudah nonton Janji Joni dan ingat dialog Nicholas Saputra dan Rachel Maryam dalam tempat sampah tentang insiden di sebuah terminal bus, itu adalah pembukaan film Dead Time.

Sayang, saya belum bisa memberitahu sinopsis atau plotnya. Tapi gambar background blog ini (bukan poster) bisa menggambarkan feel filmnya bakal seperti apa. Yang pasti, akan sangat berbeda dari Janji Joni.

Posted by Joko Anwar 12:31 PM  

15 Comments:

  1. vero said...
    waduh, mas aku penasaran sekali pengen nonton. auranya dark gitu. apalagi soundtracknya digarap Zeke ya? akan seperti apa ya?
    Joko Anwar said...
    Vero... waduh aku nggak tau mesti bilang apa. Kamu baik-baik aja kan di Jogja?
    ninit said...
    posternya keren! :)
    tiara said...
    humm kok saya bayangin sin city ya kalau liat posternya .
    Pinot, Dita, Arwen & Leia said...
    Bos, bikin film pendek trus diposting di blog dong. Kita rame-rame bikin vlogging (video blogging) trus diisi video-video eksperimen dan indy. Yuk yaaa yuuukkk..

    Eh mampir yak ke blog kami di :
    http://pinot-videoroom.blogspot.com
    gagahput3ra said...
    wah2....saya ini pengagumnya mas Joko...hahaha soalnya filmnya kren banget! Gw mo bikin artikel tentang mas Joko ah di blog.....
    hotma said...
    wa;au ga hobi ntn, janji joni termasuk yg beberapa kali gw tonton ulang. Semoga... yg kedua ini cukup bikin gw kesemsem ntn ulang dan ulang lg :D
    hera said...
    another movie of yours to be misunderstood :)
    rani said...
    gak bakal kayak jakarta project kan jok? hehe... gue tunggu filmnya
    yang-terlupakan said...
    kutunggu. banget! tapi posternya mbok ya dipertimbangkan lagi. masa mirip banget sama sin city gitu? mana font-nya juga merah tua. mana font-nya standar banget, dicomot dari kompie... gutlak yah :)
    Joko Anwar said...
    Poster yang mana, Sayang? Posternya belum ada. Yang di multiply sama yang di background blog ini cuman ilustrasi doang. Nanti kalau udah ada, aku kirim ya. Yuuuuuk...
    Erdian Dharmaputra said...
    weisss, ok nampaknya nih.. jok, gimana kalo elu cb filmin buku "Confession of Economic Hitman"-nya John Perkins.. hhihi, kan jadi director indo pertama tuh yg ngangkat cerita dari buku asing ke film.. hihih, could be the first indo director goes to holywood..
    Ok, mate, ditunggu Dead Time-nya..
    Piss,
    erdian
    The Little Me said...
    wauwau..can't wait can't wait..ga bisa nunggu ga bisa nunggu..(halah)
    anyway, seneng bgt mas akhirnya mbikin film lagi.Keknya rada2 serius gtu,ya skarang? dark bener keknya.apalagi setelah ngeliat ilustrasi di blog ini..Trus keknya bakal jadi film 'mikir'.iya ga sih?
    The Little Me said...
    mas, blognya saya link ke blog saya yah?makasih..
    dongengninaboblog said...
    Wah.... another movie yang bikin penasaran nih... huehuehuehueh

Post a Comment